[Catatan] Motor Pilihan [ane] Jilid III (habis)

Beberapa bulan belakangan blog ini terbengkalai, jika diibaratkan rumah mungkin sudah berdebu sana sini, selain karena kesibukan juga karena tingkat kelamalasan ngebloglah membuat hal ini terjadi.

Melanjutkan catatan ane disini dan disini, maka catatan terakhir ini menjadi penting menurut ane, disaat para calon pembeli motor menahan diri karena menjelang akhir tahun tentunya juga karena kegalauan hati karena menantikan beberapa motor batangan baru yang kabarnya akan segera brojol! Ane malah sudah yakin dengan pilihan hati.

Photo diambil saat motor sedang parkir, maaf tidak pake safety riding



Setelah lebih kurang 1 tahun dari catatan ane yang pertama maka dengan keyakinan penuh dan dengan segala resiko yang timbul anepun menentukan motor pilihan ane, motor apakah??? Dengan keyakinan yang mantap ane memilih Pulsar 220F. Kenapa P220F?

Pulsar 220F with breket geser kucay+breket sb1000

Sebelum pertanyaan diatas ane jawab, ada baiknya ane sebutkan beberapa kandidat yang masuk daftar. Pertama adalah Pulsar 200NS, para pembaca blog otomotif pasti tidak akan asing lagi dengan produk anyar bajaj ini, tampilan ganteng dan kekar, tenaga yang kabarnya mendekati CBR 250R, lalu kenapa tidak ini saja? Ane pernah liat langsung motor ini di Dealer Bajaj Harapan Raya Pekanbaru, rupa bentuknya emang ganteng, persis seperti gambarnya, tapi dimensi sebenarnya lebih kekar dari pada gambar, tanki menggunakan kondom plastik dengan ukuran yang lebih besar dari pada byson. tiga pertimbangan ane kenapa tidak jadi melamar motor ini, karena menurut tester P220NS ini yang kebetulan sempat berbincang dengan ane, katanya P200NS brojol sekitar semester pertama 2013, so masih lama. Kemudian lampu utamanya Cuma 35w, jauh lebih terang lampu P220F yang 55w dan proyektor pula. Yang terakhir adalah P200NS adalah produk baru, sudah pasti belum ada yang jual breket boxnya…….

P200NS kelamaan brojolnya

Kandidat yang kedua…….. (macam pilkada aja, haha) New Yamaha Vixion, spyshoot yang bertebaran di dunia maya menampilkan bentuknya secara jelas. Kenapa tidak ini saja? Seperti kita sama tau New vixion ini masih menggunakan mesin yang sama dengan pendahulunya, kurang powerfull menurut ane, ditambah lagi motor ini minus behel pegangan belakang, box mau di letak di mana???
Yang terakhir adalah Produk Honda yang disebut para bloger si “tralis” awalnya ane tidak tertarik, tapi karena kabarnya menggunakan mesin CBR ane jadi tertarik, trus kenapa tidak nunggu ini aja? Setelah menimbang memikirkan dan memutuskan :mrgreen: ane berkaca dengan produk AHM belakangan ini, ane ragukan si tralis ini mesin sama plek dengan CBR, kemudian perkara body yang pasti akan banyak kandungan lokalnya seperti motor sport Honda yang terakhir, part plastiknya ringkinh, tangki sangat tipis dll.

New Vixion, masih mesin yang sama, minus behel pegangan boncenger = tidak bisa pakai box

Kembali ke………. Kenapa P220F??? Alasan paling kuat meminangnya adalah lampu proyektornya itu yang katanya gila terang bener, ane sudah buktikan sendiri saat memboyong motor ini ke rumah (ane menolak layanan dealer untuk mengantar ke rumah) dari dealer Bajaj Harapan Raya Pekanbaru ke Rumah ane yang berjarak sekitar 250km, saat riding malam (oya, ane berangkat tepat pkul 17.00wib dari pekanbaru) beberapa mobil yang ane temui seperti strada, avanza dan innova ternyata lampunya kalah terang dengan P220F ane, sungguh pengalaman riding malam yang menyenangkan dengan lampu yang seterang itu! Maka jadilah Inreyen Motor ini ane lakukan dengan touring pendek :mrgreen: Kemudian tenaga, P220F ini menurut info yang ane baca tenaganya lumayan besar jika dibandingkan dengan dua kandidat yang ane sebutkan di atas.

Teman baru ane with si Black (bajaj xcd 125) yang sekarang menjadi teman adik bungsu ane di Pekanbaru

kenangan si black

Pengennya yang ini, mungkin suatu saat nanti jika tabungan dah penuh 🙂

P220F ane ini belum mempunyai nama, apakah masbro semua ada ide untuk namanya?
#Selamat Datang Kawan Baru (P220F), Temani Aku Kemanapun Aku mau…..
Note:
Harga OTR Pulsar 220 di Pekanbaru Rp 20.400.000
Breket geser kucay+SB1000 Rp 945.000 + ongkir

Iklan
Categories: Catatan | Tag: , , , , , | 23 Komentar

Navigasi pos

23 thoughts on “[Catatan] Motor Pilihan [ane] Jilid III (habis)

  1. siiip…
    Welcome back, bro.

  2. critanya beli baru, yg lama lengser buat adik ya..
    sip..

    😀

  3. Aa Ikhwan

    sip ajib,..lanjutkan sob 😀

  4. ala

    wah bro.. ente gak masukkin point2 after sales service yang cukup penting… setelah 5 tahun pake P180, ane kecewa berat ama idle time nya kalo di bengkel… ngantrinya itu bro..

    • udah ane pikirkan bro, setau ane di main dealer harapan raya pekanbaru itu mekaniknya ada 5 orang……… makasih dah mampir

  5. selamet dengan P220F barunya, ini termasuk motor touring terfavorit

    salam kenal dari biker Medan-Jakarta 😀

  6. salam kenal kembali, makasih……… 🙂

  7. Busa_tio

    Selamat atas pilihannya. Salut, walau berjarak 250 km masih mau bela-belain ngambil.
    Semoga awet motornya mas bro. Motor terbaik adalah motor yg kita miliki.

  8. Congrat bro, pilihan yg strategis..
    smoga awet menemani smpe ER6n dateng..

    • Makasih bro, ya semoga begitu………. 🙂
      maaf nih bro, komentnya sempat nyangkut, dianggap spam…….. mrgreen:

  9. mantab…. jd inget cerita tmn yg cerita 1/2 thn menimbg2 milih mtr… akhrnya pilih pzz0 jg :mrgeen:

  10. P180 bagus juga lhooo … (saya kurang suka half-fairing)
    kalau P200NS sih dah mati dalam kandungan

    • selera emang beda-beda, ane kepincut powernya masbro, kebetulan motornya helf fairing pula (tidak jadi masalah buat ane, ditawari full fairing sama orang dealer ane tolak, karena ane tidak suka modelnya, terlalu kaku, meding helf fairing aja) ada teman yang beli byson malah pesan fairing fazer………

  11. ariev_dunkta

    bro npa ga ambil yg versi fullfairingnya aja, denger2 cuma nambah beberapa ratus ribu aja, jauh lebih kekar dan keren, coba ini motor pake mono shock pasti gw juga ambil ini motor ketimbang vixion

    • di sini full fairingnya itu cuma 700rb bro, ane tidak suka model fairingnya, selain itu fairingnya juga menutupi sidecover, jadi repot lepasin joknya harus buka baut2 fairingnya pula, trus kalo dijadiin motor touring kurang cocok menurut ane, kalo mau yg monoshock, ada Pulsar 200NS, kata testernya sih power imbang sama CBR 250 R. masalahnya headlamp Pulsar 200NS tsb cuma 35w (setara vixion) jauh lebih terang headlamp Pulsar 220F yang 55w dan udah proyektor pula 🙂

  12. user

    Bajaj pulsar itu bukan top speed saja yang di targetin, tapi kenyamanannya juga, tiap varian memiliki keunggulan sendiri-sendiri seperti pulsar 135 yang unggul dalam ber manuver, atau 180 yang mantab untuk touring dan pastinya irit, ya cuma gk semua Masyarakat Indonesia aja mengenal Bajaj Pulsar jadi masih asing dan masih di bandingin sama motor jepang, produk India kan teknologi dan bahan bajanya bagus, kunjungi aja pulsarian.or.id (info dan komunitas pulsar), itu saja sharing dari saya.

  13. Fery andriano

    Menanti P200NS…
    Berapa ea hargax…

  14. P200NS sepertinya udah positif dijual oleh kawasaki, perkiraan harga antara 25-29jt

  15. ong

    dimana ya beli spare parts pulsar 220F, saya punya headlampnya pecah dijatuhin ama anak,..??

Silahkan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: