Mengingat Kembali Rambu Lantas

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Menurut cara pemasangan dan sifat pesan yang akan disampaikan maka secara garis besar sistem perambuan dapat dikelompokkan atas dua jenis rambu:

  1. Rambu tetap
  2. Rambu tidak tetap

Yang dimaksud dengan rambu tetap adalah semua jenis rambu yang ditetapkan menurut Surat Keputusan Menteri Perhubungan yang dipasang secara tetap, sedangkan rambu tidak tetap adalah rambu yang dipasang dan berlaku hanya beberapa waktu, dapat ditempatkan sewaktu-waktu dan dapat dipindah-pindahkan.

Selain itu ada juga yang disebut dengan Rambu larangan, selanjutnya untuk lebih jelas tentang ini silahkan simak galeri gambar berikut:

Empat gambar terakhir dari galeri diatas adalah Rambu Perintah. Jangan coba-coba melanggar bila nggak mau berurusan dengan Polantas, “damai” yang ini nggak indah brooo….

sumber gambar wikipedia.
Sekian. (ris)

Baca Juga:

Iklan
Categories: Catatan | 8 Komentar

Navigasi pos

8 thoughts on “Mengingat Kembali Rambu Lantas

  1. si asikkkkkkkk, segera meluncur……………

  2. nice info mas…

  3. gustinr

    masih bingung dengan rambu:
    KAWASAN TERTIB LALU LINTAS
    Berarti di luar kawasan tsb, boleh ga tertib?

    • nggak gitu juga mzbrooo, yang jelas jika ada rambu KAWASAN TERTIB LALU LINTAS itu udah jelas rute patrolinya polantas, yang nggak tertib siap-siap aja ditertibkan…… 🙂
      diluar kawasan tsb, kembali pada kesadaran biker sendiri……. yang jelas tertib lantas mengurangi resiko kecelakaan dan mengurangi resiko dompet terkuras (mau damai atau sidang) :mrgreen:

Silahkan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: